Tradisi Mendhak Sanggring
Tradisi Sakral Mendhak Sanggring Kembali Digelar di Desa Tlemang, Ngimbang
Lamongan – Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang kembali menggelar tradisi sakral Mendhak Sanggring pada Selasa, 18 November 2025. Tradisi turun-temurun ini berlangsung khidmat dan penuh nilai kebersamaan sebagai wujud pelestarian warisan budaya leluhur masyarakat setempat.
Prosesi Mendhak Sanggring diawali dengan arak-arakan warga mengenakan busana adat Jawa, membawa perlengkapan ritual dan sesaji sebagai simbol doa, rasa syukur, serta harapan akan keselamatan dan kesejahteraan bersama. Suasana religius dan sakral begitu terasa sepanjang rangkaian acara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lamongan serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya lokal. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan tradisi daerah sebagai bagian dari identitas budaya Lamongan.
Mendhak Sanggring bukan sekadar ritual adat, namun juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Nilai gotong royong, kebersamaan, serta penghormatan terhadap leluhur tercermin dalam setiap tahapan prosesi yang dijalankan dengan penuh kekhidmatan.
Melalui pelaksanaan tradisi Mendhak Sanggring, Desa Tlemang diharapkan dapat terus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang memperkaya khazanah pariwisata Kabupaten Lamongan.